| WARGA TIGA DESA TUNTUT SETIFIKAT TANAH |
BOGOR-Ribuan warga dari tiga desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berunjuk rasa di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Rabu (19/11). Mereka menuntut pemberian sertifikat atas tanah milik mereka seluas 42 hektare. Penyelesaian kasus tanah yang kini diklaim sebagai milik TNI Angkatan Udara tersebut sudah tiga tahun dijanjikan BPN.
Dalam aksinya, massa sempat meluapkan kemarahan dengan melempar gelas air mineral. Sejumlah perwakilan warga akhirnya diterima untuk berdialog dengan pejabat BPN.
Adapun warga yang berunjuk rasa berasal dari Desa Bojong, Semplak Barat, dan Bantar Sari. Ketiga desa itu berada dalam wilayah Kecamatan Rancabungur |
yudi irawan on November 28 2008 05:51:39 ·
0 Komentar ·
1 Baca ·
|
|
| eksekusi rumah mewah, ricuh |
Bogor-Sebuah rumah mewah di Kp Citaringgul, RT1 RW 1 Desa Citaringgul, Kec Babakan Madang, Kab Bogor, Bogor, Jawa Barat, disita Pengadilan Negeri Cibinong, Rabu (19/11). Penyitaan tersebut sempat menimbulkan kericuhan dan menyisakan duka bagi keluarga dan anak-anak.
Perlawanan M Arifin tidak membuahkan hasil, rumah yang ditempatinya selama tujuh tahun akhirnya dijebol petugas dengan menggunakan linggis dan martil besar. PN Cibinong memenangkan gugatan Herman Fauzi atas rumah seluas 840 meter ini. Keluarga M Arifin pun tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menangis melihat barang-barang di rumah mereka dikeluarkan petugas. |
yudi irawan on November 28 2008 05:51:33
0 Komentar ·
1 Baca ·
|

| WALIKOTA BIMA SEGERA DIPERIKSA TERKAIT DUGAAN KORUPSI |
WALIKOTA BIMA SEGERA DIPERIKSA TERKAIT DUGAAN KORUPSI
Mataram.-
Walikota Bima, HM Nur Latif, segera diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait dugaan korupsi pada proyek pembangunan terminal antarkota antarprovinsi (AKAP) tahun 2005 dan 2006.
Kasi Penum dan Humas Kejati NTB, Sugiyanta, di Mataram, Kamis, mengatakan, izin Presiden untuk pemeriksaan Walikota Bima itu sudah diterima Kejati NTB. |
Fachrunnas on November 28 2008 05:51:25
Baca lagi ·
0 Komentar ·
1 Baca ·
|

| Situ dan Candi Cangkuang |
OBJEK WISATA UNGGULAN KABUPATEN GARUT
SITU DAN CANDI CANGKUANG
Situ cangkuang, selain sebagai objek wisata danau juga merupakan objek wisata budaya karena di sekitarnya terdapat Candi Cangkuang, Kampung Pulo, Makam Arif Muhammad dan Makam Embah Pangadegan.Lokasinya di desa Cangkuang kecamatan Leles, sekitar 10 km dari arah Garut Kota.
Candi Cangkuang adalah peninggalan budaya Hindu. Terletak di sebuah bukit kecil yang disebut Bukit Pulo. Candi ini berdiri sekitar abad VIII Masehi. Sebagai peninggalan budaya Hindu dengan ciri khas dinding candi polos (tidak terdapat relief) dan sebuah arca Hindu Syiwa di dalam candi.
Sekitar 2 meter arah utara dari Candi Cangkuang ada sebuah makam kuno Dalem Arief Muhammad yang merupakan tokoh penyebar syiar Islam di daerah Cangkuang dan sekitarnya. Beliau adalah salah seorang menantu Sultan Sumenep dari Madura. Pada saat meninggal dunia, beliau meninggalkan 6 orang anak wanita.
Keturunan Arief Muhammad telah membentuk suatu komunitas yang unik. Terletak 150 meter sebelah barat Makam Arief Muhammad, terdapat kampung adat dari keturunan Arief Muhammad dengan sebutan Kampung Pulo.
Di Kampung Pulo ini hanya terdapat 6 buah rumah yang berjajar masing-masing 3 rumah secara berhadapan ditambah satu bangunan masjid. Menurut kepercayaan rakyat setempat, keenam bangunan rumah tersebut melambangkan enam orang anak wanita Arief Muhammad. Bangunan ini tabu untuk dikurangi atau ditambah, serta yang berdiam di komplek itu tidak boleh lebih dari enam kepala keluarga.
Makam kuno Embah Pangadegan berada di puncak bukit Pameuntasan tidak jauh dari Bukit Pulo. Dibandingkan dengan bukit lain di sekitarnya, bukit ini tidaklah begitu luas, tetapi bentuknya masih utuh berupa punden berundak. Embah Pangadegan adalah salah seorang diantara pembantu Arief Muhammad ketika menyebarkan agama Islam. Beliau merupakan orang kedua setelah Dalem Arief Muhammad.
Saya, Kamis (13/11/08) sengaja mengunjungi objek wisata Cangkuang. Setelah lelah berkeliling-keliling di situ dan sekitar Candi, selanjutnya berbincang-bincang santai dengan pengelola Situ Cangkuang, yaitu Kepala UPTD Situ Cangkuang, Rana Diana. Berbagai hal tentang objek wisata Cangkuang beliau kemukakan dengan jelas dan rinci.
Dijelaskan Rana Diana, objek wisata Cangkuang, biasanya ramai pengunjung pada pasca lebaran. Rata-rata pengunjung sekitar 1000 orang per hari, dengan tiket masuk yang cukup murah yaitu Rp. 2.000 dewasa dan anak-anak Rp. 1.000 per orang. Hasil penjualan tiket semuanya disetorkan ke Disparbud (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Garut, sehingga untuk biaya operasional sehari-hari harus terlebih dahulu mengajukan anggaran ke disparbud. Dan ini menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pengelola, khususnya untuk biaya perawatan dan biaya-biaya operasional lainnya yang tidak terduga.
Rana Diana mengusulkan ke Dinas adanya bagi hasil dari penjualan tiket ataupun insentive, apalagi pengelola bekerja fulltime, bahkan tidak mengenal waktu. Disaat orang lain liburan, justru pengelola objek wisata bekerja keras. Dan juga dari penjualan tiketpun ada target yang harus dicapai pengelola.
Ketika disinggung tentang peningkatan daya tarik objek wisata, misalnya dengan secara rutin mengadakan pagelaran kesenian rakyat. Rana Diana berharap pihak Pemkab dapat mensubsidi anggaran bagi pegelaran kesenian rakyat tersebut. Karena kalau mengandalkan anggaran dari Disparbud tidak akan terjamin kesinambungannya. Hal ini erat kaitannya dengan keberpihakan Pemkab pada pengembangan dunia wisata. Dunia wisata maju dan berkembang akan terjadi multiplayer efek, sektor-sektor usaha lainnya akan tumbuh dan berkembang juga.
Diakhir perbincangan, secara khusus Rana Diana mengusulkan agar pihak Pemkab Garut segera mengadakan pengerukan situ Cangkuang. Karena situ Cangkuang semenjak meletusnya Gunung Galunggung Tahun 1982 yang lalu sampai sekarang, telah terjadi pendangkalan-pendangkalan. Seminggu saja tidak turun hujan, situ Cangkuang kekeringan. Dikhawatirkan lama kelamaan bisa saja situ Cangkuang hilang, dan Cuma jadi legenda. Wallohualam.//Mohamad Faridudin
|
mofa on November 28 2008 05:51:15
0 Komentar ·
1 Baca ·
|

| Mengenai IHSG hari ini 26 - 11 08 |
Teknikal Rebound yang tidak menggairahkan
Setelah mendapatkan kesempatan teknikal rebound sejak hari senin, IHSG nampaknya cukup memenuhi syarat untuk kategori tersebut. Baik dari segi volume maupun posisi bar/candle. Namun, sejak hari Kamis dan Jumat minggu lalu sudah nampak bahwa teknikal rebound akan bergerak dalam range yang sempit. Hari ini kami perkirakan perdagangan IHSG pada level harga 1.160 hingga 1.200. Memiliki peluang melemah dengan probabilitas sebanyak 40% dan menguat sebesar 60%.
Saham yang dapat dipilih menjadi patokan adalah, BUMI yang berpeluang mengalami Auto rejection 20%, ANTM,PGAS,PTBA,TLKM,BBRI. Secara perhitungan menggunakan metode tanggal pasang surut air laut, sisa teknikal rebound hingga lusa atau jumat. Namun jika kondisi berubah dalam arti keterlambatan/pengunduran waktu, hingga hari Rabu minggu depan masih memungkinkan untuk teknikal rebound bagi IHSG. Perlemahan IHSG tetap akan berlanjut hingga 900-1025. Harga saham cenderung GAP dan terkesan volatile pada range sempit.
SUMBER = www.stocksforliving.com |
Dion on November 28 2008 05:50:57
0 Komentar ·
1 Baca ·
|

| BEM Se-Bogor Demo Kedatangan SBY |
Bogor-Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Bogor, Jawa Barat, selasa (04/11) kemarin, diwarnai unjuk rasa aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa se-Bogor. Mereka menuntut diturunkannya harga bahan bakar minyak dan harga kebutuhan lain yang menyangkut masyarakat kecil.
Mahasiswa menggelar aksi di Tugu Kujang, Kota Bogor. Menurut mahasiswa, pemerintah harus segera menurunkan harga BBM karena harga minyak dunia sudah turun. Mahasiswa beranggapan pemerintah lamban mengambil kebijakan ini dibanding negara lain, seperti Malaysia. Mahasiswa menuding upaya pemerintah dalam menangani krisis global hanya menyentuh perbankan dan perusahaan-perusahaan tertentu. Aksi ini berlangsung tertib dalam penjagaan ketat aparat keamanan. |
yudi irawan on November 10 2008 22:44:51
1 Komentar ·
11 Baca ·
|
|
 |
| DUA PENAMBANG EMAS TRADISIONAL TERTIMBUN LONGSOR |
BOGOR-Dua penambang emas tradisional tewas tertimbun longsoran tanah di Desa Ciguha, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/11) malam. Peristiwa nahas itu terjadi saat keduanya tengah menggali lubang untuk mencari kandungan emas di ketinggian 590 meter di atas permukaan tanah. Mereka menggali lubang untuk menembus ke lubang milik PT Aneka Tambang yang masih aktif. Mereka tertimbun di kedalaman 30 meter.
Kedua korban bernama Onik, warga Kampung Tapos, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung, Bogor dan Unang, warga Desa Bantar Karet. Tim pencari dan warga setempat dibantu petugas dari PT Antam kesulitan mengevakuasi korban. Sebab, medannya sangat sulit dan tidak bisa dicapai dengan alat berat. Mereka hanya menggunakan alat seadanya untuk menyingkirkan material longsoran. Tak bisa dipastikan kedua korban bisa dievakuasi dengan cepat, karena cuaca di sekitar lokasi kerap di guyur hujan.
|
yudi irawan on November 10 2008 22:43:34
0 Komentar ·
9 Baca ·
|

| Rekontruksi pembunuhan Mutilasi Cibinong, Ricuh |
Bogor- Ribuan warga tumpah ruah mengikuti proses rekontruksi pembunuhan yang disertai mutilasi dengan tersangka tunggal Sainan alias Entong (60) yang tak lain adalah suami Korban ,Atikah (18) di kampung Bulakrata, Desa Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jum'at (31/10) kemarin.
Dalam melakukan proses rekontruksi, Sainan alias Entong terpaksa dikawal ketat aparat menuju tempat kejadian perkara guna menghindari amuk massa. meski tel;ah dilakukan pengawalan ketat, namun masih saja warga yang berang terhadap perlakukan sadis tersangka melakukan penyerangan terhadap Sainan, hingga proses rekontruksi pun mengalami ketertundaan beberapa jam. |
yudi irawan on November 05 2008 13:46:07
Baca lagi ·
0 Komentar ·
13 Baca ·
|

| BEM SE-BOGOR DEMO KEDATANGAN SBY |
Bogor-Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Bogor, Jawa Barat, hari ini (04/11), diwarnai unjuk rasa aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa se-Bogor. Mereka menuntut diturunkannya harga bahan bakar minyak dan harga kebutuhan lain yang menyangkut masyarakat kecil.
Mahasiswa menggelar aksi di Tugu Kujang, Kota Bogor. Menurut mahasiswa, pemerintah harus segera menurunkan harga BBM karena harga minyak dunia sudah turun. Mahasiswa beranggapan pemerintah lamban mengambil kebijakan ini dibanding negara lain, seperti Malaysia. Mahasiswa menuding upaya pemerintah dalam menangani krisis global hanya menyentuh perbankan dan perusahaan-perusahaan tertentu. Aksi ini berlangsung tertib dalam penjagaan ketat aparat keamanan. |
yudi irawan on November 05 2008 13:44:48
0 Komentar ·
9 Baca ·
|

| TUJUH RUMAH RUSAK TERTIMBUN LONGSOR |
BOGOR-Sedikitnya tujuh rumah warga di Desa Cimahpar, Bogor, Jawa Barat, rusak akibat longsor yang terjadi pada Ahad (2/11) pagi. Longsor terjadi setelah hujan mengguyur Bogor pada Sabtu malam. Sejumlah tanah di tebing retak dan longsor.
Menurut salah seorang korban, Kosasih, dia bersama keluarga berada di rumah saat kejadian. Meski bisa menyelamatkan diri, sejumlah barang miliknya tertimbun tanah.
Bersama aparat desa dan warga lain, sejumlah korban berusaha memperbaiki dan mengevakuasi rumah. Padahal lokasi sangat rawan longsor susulan mengingat rumah warga berada di bawah tebing yang mudah retak. |
yudi irawan on November 05 2008 13:41:27
0 Komentar ·
10 Baca ·
|

| MAHASISWA UIKA BOGOR NYARIS BENTROK DENGAN APARAT |
Bogor - Aksi ratusan mahasiswa Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor terus bentrok dengan aparat kepolisian. Para mahasiswa bahkan membakar sejumlah ban mobil bekas dan memblokir jalan Soleh Iskandardinata.
2 buah ban bekas yang dibakar para mahasiswa UIKA di tengah Jl Soleh Iskandar, Bogor, Selasa (4/11/2008), sekitar pukul 11.00 WIB membuat kemacetan jalur lalu-lintas dari arah parung ke Bogor. Para mahasiswa juga menutup satu jalur jalan di depan kampus mereka. |
yudi irawan on November 05 2008 13:40:15
Baca lagi ·
0 Komentar ·
12 Baca ·
|
|
|